Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Temui Mahfud, Prabowo Minta Petunjuk Soal Kontrak Alutsista

Jumat 13 Dec 2019 15:27 WIB

Red: Andri Saubani

Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto

Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Prabowo meminta petunjuk dan melaporkan hal-hal terkait alutsista.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertemu Menko Polhukam Mahfud MD, Jumat (13/12) untuk melaporkan berbagai permasalahan. Salah satu yang dilaporkan mengenai kontrak alat utama sistem pertahanan (alutsista).

"Saya baru saja menghadap Menko Polhukam Pak Mahfud. Tentunya, saya minta petunjuk-petunjuk," kata Prabowo, di Kantor Kemenko Polhukam, Jumat.

Didampingi Mahfud, Prabowo menyampaikan keterangan kepada wartawan mengenai pertemuan itu, utamanya masalah-masalah pokok yang dihadapi dalam bidang pertahanan. Selain itu, Prabowo mengatakan pertemuan tersebut juga membahas soal tiga WNI yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

"Tadi sepintas saya sudah lapor ke beliau, masalah masalah pokok yang kita hadapi, ya Pak? Yang penting-penting saja," katanya, diamini Mahfud.

Mengenai kontrak alutsista, mantan Pangkostrad itu mengakui ada permasalahan dengan beberapa kontrak lama yang harus diselesaikan. Menurut Prabowo, kontrak alutsista mungkin dianggap terlalu mahal sehingga sedang ditinjau dan dikaji kembali.

"Kita diperintah menego kembali, begitu, oleh Bapak Presiden. Ya, kita kan pelaksana. Jadi, ya, kita harus pandai-pandai untuk menjaga kepentingan nasional," katanya.

Untuk pembahasan secara lebih detail, Menhan akan mengundang Menko Polhukam Mahfud yang akan disampaikan paparan secara lebih rinci.

"Mungkin minggu depan saya juga akan mengundang beliau kesempatan pertama untuk ke Kemhan, dan kita akan paparan lebih rinci kondisi yang ada," kata Prabowo.


Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA