Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Apa yang Biasanya Muslim Dunia Lakukan Saat Natal?

Jumat 13 Dec 2019 08:38 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Ani Nursalikah

Apa yang Biasanya Muslim Dunia Lakukan Saat Natal? Foto ilustrasi paduan suara para muslimah dari Imam Sadr Foundation yang mengisi perayaan natal di gereja Lebanon.

Apa yang Biasanya Muslim Dunia Lakukan Saat Natal? Foto ilustrasi paduan suara para muslimah dari Imam Sadr Foundation yang mengisi perayaan natal di gereja Lebanon.

Foto: Independent
Banyak keluarga Muslim di AS menikmati libur Natal.

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Sebelum musim perayaan Natal berlangsung, sering ada diskusi yang sama antara keluarga Muslim yang tinggal di negara mayoritas non-Muslim. Pertanyaannya tentang akankah para Muslim ikut merayakan musim liburan Natal juga?

Jawabannya tidak sesederhana ya atau tidak. Dilansir di The Bolton News, Jumat (13/13), banyak keluarga Muslim di AS menikmati libur musim tersebut, dan banyak juga yang bahkan bergabung dalam perayaan Natal. Namun di sisi lain, para Muslim tersebut menanggalkan perayaan dari sisi keagamaannya.

Blogger ibu Muslim dari Bolton, Heera Muslam berbagi pengalamannya tentang apa yang dia lakukan pada Natal. "Aku suka (musim liburan Natal), tapi aku tidak merayakannya. Sampai-sampai aku punya dekorasi dan memberikan hadiah (Natal)," kata Heera.

Dia menjelaskan seorang Muslimah sepertinya ikut merayakan dengan memasak makan malam bersama keluarganya. Setelah itu, dia dan keluarga menggelar duduk dan makan bersama masakan tersebut. 

"Jadi, kita memang mengadakan makan malam Natal, berkumpul bersama keluarga," ujarnya.

Secara pribadi, menurutnya, Natal adalah momentum untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Dia mengklaim tidak ada yang salah dengan mengambil bagian dalam beberapa hal seperti memasak dan berkumpul dengan keluarga saat perayaan tersebut.

Ibu dari seorang anak yang berumur satu tahun ini mengatakan kerap mendapatkan hadiah Natal dari koleganya. Dia juga ingin menjaga pemberian saat ini sebagai sesuatu yang harus dilakukan di Idul Fitri.

Sama seperti Natal, perayaan Idul Fitri juga merupakan perayaan yang istimewa bagi keluarganya. Untuk itu dia menilai, tradisi membagikan hadiah juga kerap dilakukannya pada Idul Fitri guna menjadikan momentum tersebut kian istimewa.

"Kami tidak berpikir umat Islam tidak dapat merayakan perayaan Idul Fitri. Idul Fitri sangat istimewa," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA