Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Nusa Mandiri Gandeng LSP, Bekali Mahasiswa Siap Sertifikasi

Senin 13 Jan 2020 21:46 WIB

Red: Irwan Kelana

Firmansyah saat memberi pembekalan kepada mahasiswa STMIK Nusa Mandiri yang akan menghadapi sertifikasi network administrator madya.

Firmansyah saat memberi pembekalan kepada mahasiswa STMIK Nusa Mandiri yang akan menghadapi sertifikasi network administrator madya.

Foto: Dok STMIK Nusa Mandiri
Pembekalan sertifikasi network administrator madya itu diikuti mahasiswa Prodi TI.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Nusa Mandiri menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) STMIK Nusa Mandiri menyelenggarakan pembekalan sertifikasi network administrator madya. Kegiatan itu diadakan di  Nusa Mandiri Tower, Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat,   Selasa (7/1).

Peserta pembekalan sertifikasi network administrator madya yang dimulai pukul 14.00 s.d 17.00 WIB  kali ini merupakan  mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Informatika (TI) Strata 1 (S1) berbagai kampus STMIK Nusa Mandiri.

Kegiatan pembekalan sertifikasi itu menampilkan salah seorang asesor kompetensi dari LSP STMIK Nusa Mandiri yang juga kompeten dibidang jaringan komputer dan keamanan jaringan komputer. Dia adalah Firmansyah. Acara  itu dipandu oleh  moderator,  Sidik.

“Sertifikasi network administrator madya merupakan salah satu sertifikasi kompetensi atau profesi bidang IT dan komputer dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)” kata Firmansyah dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Ia menambahkan,  tugas seorang network administrator mengurusi jaringan komputer  atau telekomunikasi.

“Jadi nantinya yang sudah memiliki sertifikat kompetensi network administrator madya bukan mengurusi komputer hang ataupun printer rusak,  tapi harus memahami bagaimana cara pengolahan networking melalui perangkat-perangkat jaringan” jelasnya.

Selain memberikan pemahaman mengenai sertifikasi network administrator madya, Firmansyah juga mengupas prosedur, syarat serta apa saja yang perlu dipersiapkan oleh mahasiswa untuk dapat mengikuti sertifikasi network administrator madya.

Anton selaku kepala program studi (Kaprodi) TI STMIK Nusa Mandiri mengatakan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk membekali mahasiswa agar siap menghadapi sertifikasi network administrator madya yang akan diikutinya.

“Mahasiswa harus diberikan pemahaman mengenai tata cara ujian sertifikasi, dokumen-dokumen apa saja yang harus disiapkan, tips dan trik menjawab soal ujian dan menggunakan waktu ujian dengan optimal serta mendapatkan nilai akhir sesuai syarat kelulusan” ungkap Anton.

Ia melanjutkan, dengan alasan tersebut,  Prodi TI STMIK Nusa Mandiri menggandeng LSP STMIK Nusa Mandiri untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA