Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Ketua DPD PAN Merasa Diadu Domba dengan Amien Rais

Selasa 14 Jan 2020 19:30 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Beredar Spanduk Amien dan bakal calon wali kota Solo Achmad Purnomo, dan Teguh.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Partai Amanat Nasional (PAN) enggan dikaitkan dengan spanduk dukungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surakarta 2020 untuk pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakoso. Spanduk tersebut bukan dari PAN.

"Yang pasti spanduk itu bukan dari PAN, saya tidak tahu siapa yang pasang. Mungkin dari kader kami, tetapi saat ini sudah saya copot, sebagai upaya menghormati beliau (Amien Rais)," kata Ketua DPD PAN Surakarta Achmad Sapari di Solo, Selasa.

Terkait munculnya spanduk tersebut, ia mengaku merasa diadu domba dengan Amien Rais yang saat ini menjabat sebagai Dewan Penasihat PAN.

"Memang kalaupun spanduk dipasang oleh kader, hal itu tidak menyalahi aturan mengingat kader merupakan bagian dari partai. Meski demikian, pemasangan tersebut bukan perintah DPD," katanya.

Disinggung mengenai siapa calon yang akan diusung oleh PAN, ia mengatakan, saat ini partai masih melakukan penjaringan. Namun PAN sudah berkomunikasi dengan Purnomo.

"Saya memang sudah komunikasi dengan pak Pur, tetapi kami masih wait and see. PDIP sendiri kan juga belum menentukan antara pak Pur atau Gibran. Kan masih menunggu rekomendasi," katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Jawa Tengah Umar Hasyim meminta seluruh kader PAN dapat menghormati proses partai. "Meskipun secara pribadi kader PAN banyak yang mendukung Pak Pur tidak masalah tetapi harus sesuai dengan proses partai," katanya.

Terkait dengan pemasangan spanduk tersebut, kata ia, pihak partai akan melakukan penelusuran mengingat tidak diketahui siapa pelaku pemasangan spanduk.

Sebelumnya, terlihat spanduk bergambar Amin Rais, Achmad Purnomo, dan Teguh Prakoso muncul di beberapa sudut Kota Solo. Pada spanduk tersebut juga bertuliskan "Purnomo tetap kader terbaik kami". Padahal, sejak tahun 2012 Achmad Purnomo merupakan kader PDIP.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA