Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Wishnutama Jelaskan Alasan Perubahan Logo Kemenparekraf

Rabu 15 Jan 2020 15:02 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama menjelaskan alasan perubahan logo resmi Kemenparekraf. Ilustrasi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama menjelaskan alasan perubahan logo resmi Kemenparekraf. Ilustrasi.

Foto: Republika/Wihdan
Wishnutama menjelaskan alasan perubahan logo resmi Kemenparekraf

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menjelaskan alasan perubahan logo resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Dalam beberapa waktu terakhir logo itu menjadi pro dan kontra sejumlah kalangan terutama di media sosial.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio ketika dikonfirmasi di Jakarta pada Rabu (15/1) mengatakan perubahan logo kementeriannya mempertimbangkan berbagai hal. Di antaranya penggabungan dua instansi yakni Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif.

“Sambil menunggu logo nation branding dirilis pada Agustus 2020, untuk kepentingan resmi kami gunakan logo Garuda Pancasila itu. Lalu untuk kepentingan branding atau promosi kami akan menggunakan logo nation branding yang baru yang masih dalam proses kajian,” katanya.

Rencananya, dua logo yang berbeda akan digunakan yakni logo resmi kementerian/badan yang memuat gambar burung Garuda dan logo nation branding yang masih dalam kajian dan akan dirilis pada Agustus 2020.

Logo yang beredar di masyarakat yang banyak dipertanyakan itu, kata Wishnutama, merupakan logo resmi Kemenparekraf/Barekraf. “Nanti untuk pariwisata, untuk kepentingan promosi, kreatif itu akan menggunakan logo nation branding biar tidak rancu,” katanya.

Ia menambahkan bahwa logo resmi kementerian memang dibuat terkesan lebih formal agar ada pembeda dengan logo branding. “Logo kementerian itu resmi sehingga ada pembeda, ini logo yang promosi dan ini logo yang resmi. Kalau dari segi komunikasi, logo harus jelas, sekilas saja sudah jelas, oh ini logo resmi kementerian, oh ini logo branding pemasaran,” jelasnya.

Karena itu, sementara logo nation branding belum rampung dikaji, pihaknya menggunakan logo Wonderful Indonesia untuk kepentingan promosi pariwisata. Terkait logo nation branding Wishnutama menjelaskan sampai saat ini masih dalam tahap riset.

“Masih disiapkan risetnya. Lagi dipelajari apa yang dibutuhkan dan kami akan melakukan riset. Jadi sebelum sampai ke brand kami memikirkan apa sih yang diinginkan. Kalau bicara soal branding tentunya kami harapkan agar lebih kekinian, ada risetnya juga yang kami punya,” papar Wishnutama.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA