Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Pupuk Kaltim Capai 28,27 Juta Jam Kerja tanpa Kecelakaan

Sabtu 18 Jan 2020 22:49 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Direktur Produksi Pupuk Kaltim Bagya Sugihartana menyatakan pihaknya berhasil mencapai 28.271.679 jam kerja aman tanpa kecelakaan hingga 10 Desember 2019.

Direktur Produksi Pupuk Kaltim Bagya Sugihartana menyatakan pihaknya berhasil mencapai 28.271.679 jam kerja aman tanpa kecelakaan hingga 10 Desember 2019.

Pencapaian aman tanpa kecelakaan diraih karena tingginya kesadaran penerapan K3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Produksi Pupuk Kaltim Bagya Sugihartana menyatakan pihaknya berhasil mencapai 28.271.679 jam kerja aman tanpa kecelakaan hingga 10 Desember 2019. Capaian ini diraih atas tingginya kesadaran penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) seluruh karyawan di lingkungan Perusahaan.

Diungkapkan Bagya, jam kerja aman tanpa kecelakaan menjadi salah satu tolok ukur peningkatan performa Perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnis secara berkesinambungan, dimana aspek K3 merupakan hal penting yang patut dijunjung tinggi seluruh karyawan, untuk menekan risiko kerugian yang bisa berdampak terhadap produktivitas di lingkungan kerja.

“Jajaran Direksi dan Manajemen Pupuk Kaltim sangat mengapresiasi capaian jam kerja aman tanpa kecelakaan. Ini membuktikan tingginya kesadaran karyawan dan insan Perusahaan terhadap penerapan K3 di lingkungan kerja,” ujar Bagya berdasarkan rilis yang diterima Republika.co.id.

Selain capaian jam kerja aman tanpa kecelakaan, Pupuk Kaltim juga berhasil meraih sejumlah penghargaan di bidang K3, seperti International Safety Winner in 2019 dari British Safety Council atas implementasi K3 dengan standar internasional, Industri Stewardship Champion Gold Medal dari International Fertilizer Association atas penerapan keselamatan proses, kepedulian terhadap lingkungan dan efisiensi unggul dalam proses bisnis yang dijalankan Pupuk Kaltim, serta Sertifikat ISO 45001:2018 oleh TUV Rheinland atas penerapan Sistem Manajemen K3 berstandar internasional.

“Seluruh prestasi dan penghargaan ini diraih atas kerja keras karyawan dan keluarga besar Perusahaan, sehingga mampu mendukung kemajuan Pupuk Kaltim ke depan,” tambah Bagya.

Dirinya berharap pencapaian jam kerja aman dapat terus ditingkatkan melalui berbagai upaya positif di bidang K3, salah satunya pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mengacu kepada standar K3. Begitu pula dengan peringatan Bulan K3 Nasional, menjadi momentum bagi seluruh karyawan, keluarga besar dan stakeholders Pupuk Kaltim untuk terus berperan aktif dalam menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman dan sehat guna meningkatkan produktivitas Perusahaan.

“Saya mengimbau seluruh karyawan dan keluarga besar Pupuk Kaltim dapat mengendalikan semua potensi bahaya dan memenuhi batas standar aman, untuk dapat menekan risiko kerugian yang bisa berdampak pada produktivitas Perusahaan,” pungkas Bagya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA