Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Walhi Dorong Aturan Tertulis Larangan Plastik di Sekolah

Ahad 19 Jan 2020 10:40 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Nur Aini

Pelarangan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah (Ilustrasi Siswa Makan Siang di Sekolah)

Pelarangan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah (Ilustrasi Siswa Makan Siang di Sekolah)

Foto: Flickr
Larangan plastik di sekolah dinilai akan efektif dengan aturan tertulis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Wahana Lingkungan Hidup Indonesia mendukung penuh gagasan pengurangan sampah plastik diterapkan di sekolah-sekolah. Direktur Eksekutif Nasional Walhi Nur Hidayati berharap, jika kebijakan tersebut jadi dilakukan ikuti dengan dibuatnya aturan tertulis kepada sekolah-sekolah. Dengan begitu, kebijakan pengurangan sampah di plastik bisa lebih efektif.

"Kebijakan ini akan efektif jika memang ada aturan tertulis untuk dipatuhi oleh sekolah-sekolah," ujar Nur Hidayati kepada wartawan Ahad (19/1).

Ia juga meyakini jika gagasan tersebut diterapkan di sekolah se-Indonesia akan membantu menjaga lingkungan dari limbah sampah plastik yang jumlah tidak terkendali saat ini. Oleh karena itu, ia mendukung penuh gagasan tersebut bisa diterapkan di sekolah.

Baca Juga

Apalagi, gagasan pengurangan sampah juga bagian pendidikan karakter untuk membiasakan anak-anak sejak dini peduli lingkungan.

"Jika melihat jumlah sekolah di seluruh Indonesia yang jumlahnya ribuan, kebijakan ini jika dipatuhi akan bisa berkontribusi pada penurunan jumlah sampah plastik secara keseluruhan," kata Nur Hidayati.

Sebelumnya, gagasan pengurangan plastik di sekolah muncul setelah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerapkan pelarangan plastik di lingkungan kerja para pegawainya. Sejumlah pihak menilai gagasan tersebut perlu diterapkan juga di sekolah-sekolah di Indonesia agar lebih massif.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA