Selasa, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 Februari 2020

Selasa, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 Februari 2020

Risma Tinjau Rumah Pompa Surabaya

Ahad 19 Jan 2020 19:08 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini  (foto ilustrasi).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (foto ilustrasi).

Foto: Republika/Dadang Kurnia
Risma juga memimpin kerja bakti massal di Perumahan Marina Emas.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini memimpin kerja bakti massal di gerbang Perumahan Marina Emas, Kecamatan Sukolilo. Risma juga meninjau Rumah Pompa di Jalan Tambak Wedi, Kota Surabaya, Jawa Timur, Ahad.

"Sebetulnya saat berangkat tadi sudah lihat kawasan itu kotor. Saya tidak ingin musim hujan ada di situ ada wargaku yang terkena penyakit demam berdarah, ataupun hewan liar seperti ular bermunculan," jelas Risma.

Kerja bakti dilakukan mulai dari perantingan pohon, hingga bersih-bersih sampah di lokasi tersebut. Kerja bersama ini merupakan budaya di Pemerintah Kota Surabaya sejak awal kepemimpinan Risma.

Baca Juga

Karena itu, kerja bakti ini melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya serta pihak kecamatan dan kelurahan.

Setelah memimpin agenda kerja bakti massal yang berlangsung sekitar 1,5 jam, wali kota perempuan pertama di Surabaya ini kemudian melanjutkan tinjauannya menuju Rumah Pompa Tambak Wedi, di Jalan Tambak Wedi Surabaya.

Risma ingin memastikan rumah pompa tersebut berjalan dengan baik. "Warga di sana tenang semua, karena saya cek tadi ternyata kapasitas rumah pompa sudah (bertambah) tiga kubik semua," tambahnya.

Ia mengatakan Rumah Pompa Tambak Wedi itu memiliki lima pompa air, masing-masing berkapasitas 3 meter kubik. Selain itu, rumah pompa ini juga telah dilengkapi dengan genset, untuk mengantisipasi ketika terjadi listrik padam.

"Jadi Rumah Pompa Tambak wedi kapasitasnya sudah 3 meter kubik semua, totalnya ada 5 pompa. Masyarakat sekarang jadi lebih tenang," ujarnya.

Risma mengakui, jika tinjauan yang dilakukan di akhir pekan ini agar ia bisa memantau kondisi di lapangan. Sebab, ketika di hari biasa, seringkali ada tamu dari luar daerah ataupun luar negeri yang datang untuk berkunjung ke wali kota.

"Kalau libur gini saya tidak terikat sama administrasi, maksudnya kalau libur gini kan tidak ada tamu, jadi enak bisa ke lapangan full," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA