Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

Dirjen Kemendikbud: Kemunculan Kerajaan Baru tidak Aneh

Senin 20 Jan 2020 03:25 WIB

Red: Ani Nursalikah

Dirjen Kemendikbud: Kemunculan Kerajaan Baru tidak Aneh. Keraton Agung Sejagat.

Dirjen Kemendikbud: Kemunculan Kerajaan Baru tidak Aneh. Keraton Agung Sejagat.

Foto: Tangkapan Layar Youtube.
Munculnya kerajaan baru ekspresi mengidentifikasi diri dengan kejayaan masa lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid mengatakan tidak ada yang aneh dengan kemunculan kerajaan-kerajaan baru. "Menurut saya tidak ada yang aneh. Dari waktu ke waktu terus bermunculan. Kalau kita lihat, sejak 1970-an, kerajaan seperti itu bermunculan," ujar Hilmar di Jakarta, Ahad (19/1).

Kemunculan kerajaan baru tersebut merupakan bentuk ekspresi dari masyarakat yang mengidentifikasi diri dengan kejayaan masa lalu. "Tidak ada yang aneh. Cara mengekspresikan bermacam-macam," kata dia.

Baca Juga

photo
Tokoh Sunda Empire ditampilkan dalam salah satu akun Youtube.

Menurut dia, hal itu baru menjadi masalah jika mengumpulkan massa, mengumpulkan dana, hingga membentuk tentara. Menurut dia, hal itu merupakan urusan kepolisian.

Hilmar juga menganggap kemunculan kerajaan-kerajaan baru tersebut sebagai soal kedalaman pengetahuan. Seberapa jauh yang bersangkutan mempelajari sejarah, diramu menjadi hal baru.

Sejumlah kerajaan baru bermunculan di Tanah Air, seperti Keraton Djipang di Blora, Keraton Agung Sejagat di Purworejo, hingga Sunda Empire di Jawa Barat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA