Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Adik Menteri Pertanian Maju Pilwakot Makassar 2020

Kamis 23 Jan 2020 23:59 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Irman Yasin Limpo

Irman Yasin Limpo

Foto: Dok Istimewa
Adik menteri pertanian, Irman Yasin Limpo maju jalur politik.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR— Adik bungsu Menteri Pertanian Syahrul Yadin Limpo, Irman Yasin Limpo , memastikan dirinya akan maju sebagai calon wali kota Makassar pada Pilwali Makassar 2020.  

Baca Juga

Pernyataan itu dia sampaikan menepis isu yang menyatakan dirinya hanya maju sebagai wakil wali kota Makassar. Staf ahli Gubernur Sulsel Bidang Ekonomi ini, menyatakan dirinya setiap kali mendaftar di partai tidak pernah mencalonkan diri sebagai wakil. 

“Tekad utamanya maju menjadi wali kota Makassar adalah ingin merubah pekerja menjadi pemimpin yang mampu membangun perubahan besar,” kata pria yang akrab disapa None ini, di Makassar, Kamis (23/1).   

Karena itu, dia menegaskan bahwa akan maju sebagai 01, bukan 02. “Ini keinginan saya untuk berubah dari pekerja menjadi pemimpin. Selama ini sebagai ASN saya hanya pekerja, gagasan orang yang dilaksanakan.  Saya mau gagasan saya dalam rangka meningkatkan kualitas masyarakat itu saya lakukan sendiri,” kata dia. 

None  menegaskan dirinya maju sebagai calon wali kota Makassar yakni melalui jalur partai politik, sehingga bukan jalur independen atau perseorangan. Pasalnya, pesta demokrasi adalah proses politik, sebab partai politik yang mempunyai domain di dalamnya. 

“Sama sekali saya tidak tertarik dengan jalur perseorangan. Saya sangat percaya kepada partai. Jadi, sepanjang partai membuka pendaftaran, maka saya akan mendaftar,” ucapnya. 

Terkait figur wakil yang mendampinginya, None mengaku akan mengacu pada kondisi dimana sesuai dengan keinginan masyarakat yang mampu bersinergi untuk membangun Kota Makassar yang semakin maju. None pun tidak menutup diri untuk mengambil wakil dari partai politik maupun dari eksternal.  

“Kita lihat dulu, kalau masyarakat maunya berbasis politik, maka kita ambil dari kader tapi kalau tidak, maka kita ambil figur eksternal,” terangnya.

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA