Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

DPR Cek Kesiapan RSPI Sulianto Saroso Antisipasi Corona

Rabu 29 Jan 2020 21:15 WIB

Red: Andri Saubani

Petugas keamanan berjaga di depan ruang isolasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Petugas keamanan berjaga di depan ruang isolasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
RSPI Sulianto Santoso adalah satu dari 100 rumah sakit yang disiapkan pemerintah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan kunjungan untuk mengecek kesiapan Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso dalam mengantisipasi virus Corona. Adapun pihak Kemenkes menegaskan, hingga hari ini belum warga di Indonesia terinfeksi virus Corona.

"RSPI Sulianti Saroso, satu dari 100 rumah sakit se-Indonesia yang disiapkan untuk penanganan virus corona," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Rabu (29/1).

Melki menyatakan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama rumah sakit sudah sangat siap mengantisipasi dan mengatasi jika nantinya ditemukan penyebaran virus corona di Indonesia. Terkait kunjungan tersebut, Melki menegaskan, akan meminta anggota Komisi IX lainnya untuk melakukan pengecekan, jika mereka melakukan kunjungan ke daerah.

Wakil Ketua Komisi IX Sri Rahayu mengatakan, RSPI Sulianti Saroso merupakan rumah sakit dengan standar internasional yang sudah diakui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk penyakit infeksi saluran pernafasan.

"Kami sudah meninjau segala persiapan di rumah sakit dan semuanya sudah lengkap," ujar Rahayu.

Rahayu mengimbau jika masyarakat di daerah menemukan orang yang diduga alias suspect virus coronaagar tidak perlu panik untuk membawa ke Jakarta.

"Sudah ada rumah sakit rujukan di provinsi se-Indonesia," ujarnya.

Penyebaran virus Corona tipe baru atau novel coronavirus (2019-nCov) terus bertambah ke-14 negara dengan jumlah yang melonjak hampir dua kali lipat dibanding hari sebelumnya sebanyak 2.798 menjadi 4.593 kasus positif, kata WHO. Berdasarkan laporan resmi WHO terkait perkembangan situasi virus corona per tanggal 28 Januari 2020 yang dikutip di Jakarta, Rabu, sebanyak 4.537 kasus positif virus corona terjadi di China dengan 976 di antaranya dalam kondisi kritis, 106 meninggal duniadan 6.973 orang lainnya diduga terjangkit virus tersebut.



Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA