Friday, 28 Rabiul Akhir 1443 / 03 December 2021

Friday, 28 Rabiul Akhir 1443 / 03 December 2021

Dewan Pers Sampaikan Pentingnya Ekosistem Media yang Baik

Ahad 09 Feb 2020 15:51 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Indira Rezkisari

Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh memberikan sambutan pada perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (8/2).

Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh memberikan sambutan pada perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (8/2).

Foto: Republika/Prayogi
Ekosistem media yang baik bangun jurnalisme yang baik pula.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN -- Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menuturkan ada banyak manfaat yang bisa diperoleh media jika sebuah ekosistem di bidang media sudah terbentuk. Salah satunya adalah terciptanya jurnalisme yang baik.

Nuh mengatakan setidaknya ada tiga hal yang dinilai penting bagi insan pers agar tetap bertahan di tengah ancaman disrupsi. Pertama, yaitu meliputi kompetensi dari para wartawan.

"Kalau para wartawan tidak punya kompetensi yang memadai maka akan ada situasi diskonektivitas antara berita dengan apa yang terjadi. Kita tidak ingin, dari situlah dewan pers bersama para konstituten dorong cepat ayo lakukan peningkatan kompetensi secara berkala," ujar Nuh dalam sambutannya di acara penutupan Hari Pers Nasional, Ahad (9/2).

Kedua, selain kompetensi, Nuh juga menyebut pentingnya keamanan dan kenyamanan para jurnalis dalam menjalankan tugas. Meskipun wartawan tersebut sudah memiliki kompetensi yang baik.

"Dari situ perlindungan terhadap wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalismenya mutlak harus dilindungi," katanya.

Terakhir yang tidak kalah penting dari manfaat ekosistem tersebut adalah bagaimana agar kesejahteraan wartawan terjamin. Sehingga, imbuhnya tiga hal tersebut diharapkan harus terus menerus dibangun.

"Itu semua hanya bisa terjadi kalau ekosistem pers, termasuk di dalamnya perusahaan pers juga harus tumbuh dengan baik. Sehingga solusinya ekosistem, bukan solusi parsial," ungkap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA