Jumat, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 Februari 2020

Jumat, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 Februari 2020

Jumpa Satgas Antimafia Bola, Menpora Ingin Sepak Bola Bersih

Senin 10 Feb 2020 21:47 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Menpora Zainudin Amali.

Menpora Zainudin Amali.

Foto: Antara/Adiwinata Solihin
Zainuddin menitikberatkan kompetisi seperti Liga 1, 2, dan 3 agar terhindar suap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali berharap, sepak bola Indonesia bersih suap-menyuap dari pengaturan skor. Hal itu ia sampaikan usai menerima Kepala Satgas Anti Mafia Bola, Hendro Pandowo, di kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (10/2).

Menurut Zainudin, tim nasional (timnas) Indonesia akan lebih baik jika kompetisi nasional dibangun dengan azas keadilan dan akuntabel.

"Kami berterima kasih kepada Pak Kapolri yang memperpanjang masa tugas dari Satgas Anti Mafia Bola ini," kata Zainuddin. "Kami berharap Satgas Anti Mafia Bola dapat membersihkan semua hal dipersepakbolaan nasional baik di turnamen dan kejuaraan."

Zainuddin menitikberatkan kompetisi seperti Liga 1, 2, dan 3 agar terhindar dari hal-hal yang mencemari penyelenggaraan pertandingan mulai dari suap-menyuap, pengaturan skor, dan berbagai hal yang mencederai sportivitas olahraga sepak bola nasional.

Menpora juga berharap satgas terus berjalan, terlebih Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-21. "Kerja mereka akan bertambah untuk menjaga agar perhelatan Piala Dunia U-20 ini terhindar dari hal-hal mencemarkan sepak bola nasional," ucapnya.

Kepala Satgas Anti Mafia Bola, Hendro Pandowo menyampaikan, pihaknya bekerja sesuai perintah Kapolri mulai 1 Februari hingga 31 Agustus 2020. "Bekerja tetap sesuai seperi Satgas Anti Mafia Bola jilid I dan II, yakni melakukan pengawasan dan monitoring sepak bola nasional," ujarnya.

Pengawasan akan dilakukan seluruh kasta liga di dibantu oleh Kepala Sub Satgas di 11 wilayah tempat bertandingnya Liga 1. "Kami mendukung Pak Menpora untuk mewujudkan sepak bola Indonesia yang bersih, bermartabat, dan berdedikasi terutama rekrutmen, pengawasan, monitoring terhadap pelaksanaan Piala Dunia U-20 tahun 2021," jelas dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA