Jumat, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 Februari 2020

Jumat, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 Februari 2020

Polisi Buru Pengedar Narkoba untuk Pasok Lucinta Luna

Jumat 14 Feb 2020 05:45 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (tengah) menyampaikan keterangan pers pada rilis kasus narkoba yang menjerat artis Lucinta Luna di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (12/2/2020).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (tengah) menyampaikan keterangan pers pada rilis kasus narkoba yang menjerat artis Lucinta Luna di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (12/2/2020).

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
emeriksaan terhadap IF atau FLO akan disampaikan pada Jumat (14/2).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi masih menyelidiki jaringan pengedar narkoba yang memasok narkoba dan psikotropika yang ditemukan saat penggeledahan di kediaman selebritas Lucinta Luna, Selasa (11/2). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan perkembangan dari pemeriksaan terhadap IF atau FLO akan disampaikan pada Jumat (14/2).

Baca Juga

"Sekarang masih dikembangkan, kemarin ada tersangka IF alias FLO, besok akan kami tayangkan di sini siapa," ujar Yusri di Jakarta, Kamis.

Yusri mengatakan, polisi masih akan mengembangkan kasus Lucinta ke jaringan di atas FLO, termasuk sejumlah pelaku yang terlibat. "Penyidik masih mengembangkan kasus," ujar Yusri.

IF alias FLO diciduk anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat tak kurang dari 24 jam setelah menggerebek apartemen Lucinta Luna, Selasa dini hari. Dia ditangkap atas keterlibatannya menjual psikotropika berdasarkan keterangan Lucinta Lunadi sebuah mal di kawasan Jakarta Selatan pada Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

IF alias FLO merupakan pemilik sebuah salon kecantikan. Ia terancam dijerat dengan UU Psikotropika atas tindakannya menjual psikotropika.

Barang bukti yang ditemukan saat Lucinta digerebek di Apartemen Thamrin Residence, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada penggerebekan Selasa (12/2) dini hari. Barang bukti berupa dua butir pil ekstasi biru berlogo lego, tujuh butir pil riklona dan lima butir pil tramadol. Lucinta diancam Pasal 112 ayat (1) UU Nomor35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 60 ayat (1) sub huruf pasal 62 juncto pasal 71 ayat (1) UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA