Jumat, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 Februari 2020

Jumat, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 Februari 2020

Pemerintah tak Larang Pengiriman TKI ke Negara Kasus Corona

Jumat 14 Feb 2020 15:09 WIB

Red: Nidia Zuraya

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

Foto: Republika/Ali Mansur
Hingga kini ada dua TKI yang dilaporkan terinfeksi virus corona di luar negeri

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan bahwa pemerintah tidak melarang Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) mengirim tenaga kerja Indonesia (TKI) ke negara-negara yang melaporkan kasus Coronavirus Disease (Covid-19). Meski tidak mengeluarkan larangan, pemerintah meminta P3MI untuk sementara membatasi pengiriman TKIke negara-negara yang melaporkan kasus Covid-19.

"Kalau bisa kita tidak melarang sih, hanya sangat hati-hati sekali. Sementara waktu kita batasi, tapi tidak sampai dihentikan," kata Ida pada acara peringatan Bulan K3 Nasional 2020 di Pekanbaru, Jumat (14/2).

Ia mengatakan bahwa hingga kini ada dua TKI yang dilaporkan terinfeksi virus corona di luar negeri, masing-masing satu di Singapura dan Hong Kong. "Ada satu pekerja kita di Singapura yang masih dalam proses dikarantina. Alhamdulillah sampai hari ini kondisinya stabil, kita masih tunggu sampai masa inkubasinya lewat," katanya.

Ia menambahkan bahwa satu TKI di Hong Kong  yang terinfeksi virus corona juga masih di karantina, namun kondisinya stabil. Wabah akibat penularan virus corona merebak di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, pada akhir Desember 2019.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga 13 Februari 2020 jumlah kasus positif Covid-19 sudah mencapai 46.997 kasus dan 46.550 di antaranya dilaporkan di China. Penyakit itu mengakibatkan 1.368 kematian di China.

Di luar China, kasus Covid-19 dilaporkan di 24 negara, termasuk negara tujuan pengiriman TKI seperti Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Jepang, dan Arab Saudi.


Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA