Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Masih Ada Tujuh WNI di Hubei, Menkes: Doakan Tetap Sehat

Jumat 14 Feb 2020 15:34 WIB

Rep: Laeny Sulistyawati, Ronggo Astungkoro/ Red: Andri Saubani

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto

Foto: Republika/Putra M Akbar
WHO belum mencabut status darurat kesehatan di Hubei, China.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Evakuasi tujuh warga negara Indonesia (WNI) yang tersisa di Hubei, China, belum bisa dilakukan. Alasannya di antaranya adalah darurat kesehatan masyarakat (public health emergency of international concern/PHEOIC) yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia (WHO) belum dicabut.

Baca Juga

"Jadi belum bisa (dilakukan evakuasi susulan) karena daerah itu episentrum (wabah). Selain itu, daratan China masih belum memungkinkan keberangkatan pesawat evakuasi," ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto saat ditemui usai mengisi kegiatan minum jamu bersama dalam rangka mengkampanyekan manfaat jamu, di kantornya Kemenkes, di Jakarta, Jumat (14/2).

Karena itu, ia meminta masyarakat Indonesia mendoakan supaya WNI yang ada di daratan China, baik provinsi episentrum di Hubei, maupun kota Wuhan tetap sehat. Ia menambahkan, tidak hanya sehat jasmani yang dibutuhkan, melainkan juga kesehatan rohani dan terhindar dari stres.

"Sehingga teman-teman (WNI) daratan China yang masih ada tetap bisa nantinya kembali ke Indonesia kalau mereka mau kembali dan situasinya memungkinkan," katanya.

Adapun, WNI yang saat ini menjalani masa observasi atau karantina, besok akan menjalani hari terakhirnya di Natuna. Hingga kemarin, semua WNI yang dipulangkan dari China menyusul merebaknya wabah virus Corona itu dinyatakan dalam kondisi sehat.

Seluruh WNI yang telah menjalani masa observasi itupun rencananya akan kembali ke Jakarta dari Natuna menggunakan pesawat TNI Angkutan Udara. Kemudian, mereka akan melanjutkan penerbangan menggunakan pesawat komersil ke rumah masing-masing.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan, 238 WNI tersebut masih sehat setelah hampir dua pekan menjalani observasi dan siap dipulangkan dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah, kata Muhadjir, telah melakukan upaya maksimal untuk memastikan 238 WNI benar-benar berada dalam kondisi sehat dan terbebas dari virus Corona.

"Mereka yang diobservasi dan diperiksa medis, Insya Allah semua sehat. Tinggal kita siapkan agar keluarga dan masyarakat di lingkungan tempat mereka tinggal serta mau menerima kepulangannya," ujarnya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Kamis (13/2).

photo
Virus Corona, Antara Mitos dan Fakta

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA