Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Jokowi Minta Masyarakat Terima WNI dari Natuna

Jumat 14 Feb 2020 18:48 WIB

Red: Esthi Maharani

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melambaikan tangan kearah media saat akan melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari ketigabelas di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (14/2/2020).

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melambaikan tangan kearah media saat akan melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari ketigabelas di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (14/2/2020).

Foto: Antara/Muhammad Adimadja
Jokowi minta masyarakat terima TNI dari Natuna apa adanya

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG  - Presiden Joko Widodo meminta masyarakat menerima apa adanya warga negara Indonesia yang pulang dari Wuhan, China dan telah diobservasi terkait virus corona di Pulau Natuna, Kepulauan Riau.

"Itu proses protokol kesehatan WHO yang kita ikuti secara ketat, karantina di Natuna juga diawasi ketat, dicek setiap hari," kata Presiden Jokowi usai melepas sepasang burung elang Jawa di kawasan Jurang Jero, Taman Nasional Gunung Merapi di Kabupaten Magelang, Jumat (14/2).

Ia menegaskan protokol WHO menegaskan masa karantina dugaan virus corona selama 14 hari. Setelah itu, WNI yang telah dikarantina dan diobservasi akan dipulangkan.

"Kalau sekarang mereka kembali ke masyarakat ya pastikan bahwa itu memang prosedur sudah dilalui dan mereka bisa kembali. Kita harapkan masyarakat menerima apa adanya, mereka sudah dikarantina 14 hari dan tidak ada masalah," katanya.

Seperti diketahui sebanyak 238 WNI dari Wuhan, China yang diobservasi di Natuna, semuanya dinyatakan sehat dan rencananya akan dipulangkan ke daerah masing-masing Sabtu (15/2).

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA