Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Pemulangan WNI, Tak Ada Persiapan Khusus di Halim

Sabtu 15 Feb 2020 15:24 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Reiny Dwinanda

Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Tak ada persiapan khusus di Halim untuk menyambut WNI yang dipulangkan dari Natuna.

Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Tak ada persiapan khusus di Halim untuk menyambut WNI yang dipulangkan dari Natuna.

Tak ada persiapan khusus di Halim untuk menyambut WNI yang dipulangkan dari Natuna.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Operator Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, mengatakan, tidak ada persiapan khusus untuk menyambut kedatangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah melewati masa observasi Covid-19 di Pulau Natuna. Mereka dijadwalkan tiba di Jakarta pada Sabtu (15/2) pukul 16.00 WIB.

"Memang tidak ada persiapan khusus di Sasana Manggala Praja maupun komersil," kata petugas Operation In Charge (OIC) Bandara Halim Perdanakusuma, Ridwan.

Pantauan di lokasi, Sasana Manggala Praja sebagai lokasi transit penumpang VVIP seperti pejabat tinggi negara maupun tamu khusus negara tidak tampak persiapan apapun. Dua gerbang besi di sisi kanan serta kiri bangunan tampak terkunci rapat dan dijaga dua petugas. Meja kursi ataupun panggung penyambutan juga tidak tampak di sekitar lokasi.

Puluhan awak media cetak dan elektronik yang telah tiba beberapa jam sebelumnya tertahan di luar gerbang masuk Sasana Manggala Praja. Namun, di bagian dalam Sasana Manggala Praja terdapat satu unit mobil operasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang berkeliling landasan.

Terdapat tiga lokasi kedatangan di Bandara Halim Perdanakusumabagi WNI yang telah menjalani observasi virus corona di Natuna, Kepulauan Riau. Sementara itu, aktivitas kedatangan maupun keberangkatan penumpang di area komersil berjalan normal.

"Nanti dari Kementerian Kesehatan yang handle. Kami tidak tahu mereka akan turun di mana," kata Kapen Lanud Halim Perdanakusuma Letkol Sus Komaruddin.

Baca Juga

Rombongan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) terbang menuju Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (14/2) pagi ini sekitar pukul 07.30 WIB. Di sana pemerintah akan melepas warga yang telah menjalani masa observasi usai dievakuasi dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, yang menjadi episentrum wabah penyakit akibat infeksi Covid-19.

Rombongan yang terdiri dari Menko PMK Muhadjir Effendy, Menkes Terawan Agus Putranto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Mornado dan pejabat terkait lainnya diperkirakan mendarat di Natuna pada pukul 09.30 WIB. Setelah mendarat, Menko PMK dan rombongan akan langsung mengadakan pertemuan dengan para WNI dilanjutkan dengan acara pelepasan pada sekitar pukul 13.00 WIB.

"Diperkirakan rombongan WNI dari Natuna akan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta pada sekitar pukul 16.00 WIB," ujar pernyataan Kemenko PMK seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Sabtu.

Di Halim, rombongan WNI akan diterima oleh perwakilan BNPB kemudian telah disiapkan bus untuk mengangkut WNI yang melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing melalui bandara Soekarno Hatta. Sementara itu, rombongan Menko PMK akan tetap berada di Natuna dan direncanakan pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB mengadakan pertemuan dengan masyarakat Natuna dan pemberian penghargaan kepada Tokoh dan Masyarakat Natuna di Gedung Sri Srindit jalan Yos Sudarso, Batu Hitam Kecamatan Bunguran Timur, Natuna. Keesokan harinya Ahad (16/02), Menko PMK beserta rombongan akan kembali ke Jakarta.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA