Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Lebih dari 1 Juta Peserta Bakal Hadiri Muktamar Muhammadiyah

Ahad 16 Feb 2020 12:59 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Agus Yulianto

Ketua PP Muhammadiyah Buya Goodwill Zubir saat mengisi seminar pra muktamar Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) bertema

Ketua PP Muhammadiyah Buya Goodwill Zubir saat mengisi seminar pra muktamar Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) bertema

Foto: Rr Laeny Sulistyawati/Republika
Agenda muktamar akan diisi juga dengan pemilihan pemimpin Muhammadiyah.

REPUBLIKA.CO.ID,  TANGERANG -- Pengurus Pusat (PP) organisasi Islam Muhammadiyah memperkirakan, total lebih dari 1 juta orang termasuk pemilih dan peninjau akan menghadiri muktamar organisasi tersebut pada 1-5 Juli 2020 di Surakarta, Jawa Tengah. Banyak hal yang akan dibahas di muktamar Solo, termasuk bidang pendidikan Muhammadiyah hingga dinamika umat Islam.

"Diperkirakan 2.700 orang pemilih akan hadir di muktamar. Sementara kalau termasuk penggembira, peninjaunya, saya perkirakan lebih dari 1 juta orang," ujar Ketua PP Muhammadiyah Buya Goodwill Zubir saat mengisi seminar pra muktamar Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) bertema 'reinvensi pendidikan Muhammadiyah', di Kota Tangerang, Banten, Sabtu (15/2).

Dikatakannya, selama muktamar, selain membahas bidang pendidikan, maka problematika tentang dinamika Umat Islam, baik dalam maupun luar negeri juga menjadi agenda. Tak hanya itu, pihaknya juga berencana membahas bicara masalah-masalah kekinian bangsa dan negara ini, baik masalah ekonominya saat muktamar.

Pihaknya berharap, Muhammadiyah bisa menyumbangkan pikirannya untuk bangsa dan negara ke depan.  "Sehingga Muhammadiyah memberikan sumbangsih yang besar pada bangsa dan negara," ujarnya.

Yang tak kalah penting, dia menyebutkan, muktamar diisi dengan agenda pemilihan pemimpin Muhammadiyah. Kata dia, Muhammadiyah sudah memiliki aturan mengenai hal ini dan tidak ada warga Muhammadiyah bisa digiring apalagi diprovokator. 

"Saya optimistis muktamar akan berjalan dengan baik dan melahirkan figur-figur pemimpin-pemimpin Muhammadiyah ke depan yang lebih baik lagi," ujarnya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA