Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Lazio Kini Jadi Penantang Serius Perburuan Scudetto

Senin 17 Feb 2020 18:15 WIB

Red: Andri Saubani

Gelandang Lazio, Sergej Milinkovic-Savic (tengah) merayakan gol ke gawang Inter Milan bersama rekan setimnya pada laga Serie di Stadion Olimpico, Roma, Senin (17/2) dini hari WIB.

Gelandang Lazio, Sergej Milinkovic-Savic (tengah) merayakan gol ke gawang Inter Milan bersama rekan setimnya pada laga Serie di Stadion Olimpico, Roma, Senin (17/2) dini hari WIB.

Foto: EPA/Angelo Carconi
Lazio kini di peringkat dua Serie A setelah mengalahkan Inter Milan.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Anggoro Pramudya

Baca Juga

SS Lazio berhasil mengalahkan Inter Milan 2-1 pada laga Serie A Liga Italia, di Stadion Olimpico, Senin (17/2) dini hari WIB. Kemenangan itu mengantarkan Lazio menggusur Inter dari peringkat kedua klasemen sementara sekaligus menjadi penantang Juventus dalam perebutan gelar Serie A.

Tuan rumah Lazio sempat tertinggal 0-1 lebih dahulu oleh Inter lewat gol Ashley Young menit ke-44. Beruntung, Lazio memiliki striker haus gol. Ciro Immobile kembali menambah pundi-pundi golnya pada menit ke-50 melaluit titik putih, sebelum gol kemenangan Biancoceleste dicetak Milinkovic-Savic.

Pelatih SS Lazio Simone Inzaghi menegaskan, timnya sama sekali tak tertekan saat menghadapi Inter. Saat turun minum, Inzaghi pun meminta anak asuhnya tidak terjebak dengan gol i Nerazzurri.

"Kami bermain sangat baik melawan tim kuat yang hanya kehilangan satu dari 24 putaran pertama musim ini. Kami menjaga tempo yang luar biasa, dan sangat yakin bahwa kami akan menang," tegask Inzaghi kepada Sky Sport Italia dikutip Football Italia, Senin (17/2).

Kesebelasan asal Ibu kota Italia, bukanlah tim baru yang memetik kesuksesan. Pasalnya, mereka telah lebih dahulu memenangkan Coppa Italia pada bulan Mei dan mengalahkan Juventus pada Piala Super Italia bulan Desember 2019 lalu.

Lebih lanjut, allenatore 43 tahun mengklaim hasil positif yang telah diraih timnya adalah sebuah proses pertumbuhan yang konstan selama empat tahun terakhir. Berkat hasil ini posisi Lazio naik satu peringkat ke urutan kedua dengan perolehan angka 56 menggusur Inter ke kursi ketiga, dan hanya tertinggal satu poin dari pemuncak klasemen Juventus.

Gelandang tengah SS Lazio, Sergej Milinkovic-Savic menegaskan target mereka adalah finis di urutan empat besar. Meski tidak menutupi peluang untuk dapat meraih gelar Scudetto usai mengalahkan Inter Milan 2-1.

"Saya mencetak gol, tetapi seluruh tim mendapatkan kemenangan ini. Memang benar apa yang kami katakan beberapa hari yang lalu, kami adalah keluarga dan kami ingin terus seperti ini," kata Milinkovic-Savic kepada Sky Sport Italia, Senin (17/2).

Meski sempat tertinggal, Milinkovic-Savic menyebut Inter sejatinya tidak tampil bagus pada babak pertama, dan bahkan timnya justru lebih banyak menciptakan peluang gol. Seusai laga kontra Inter, pesepak bola asal Serbia pun mengklaim tidak ada salahnya bagi Aquilotti mendapatkan hasil lebih baik pada pengujung musim 2019/2020.

"Apa yang kami rasa wajib untuk capai adalah tempat Liga Champions, tetapi jika kami berada di sana menjelang akhir, lalu mengapa tidak pergi untuk Scudetto? Inter tidak akan menyerah karena kami menang malam ini, hal yang sama dan kami berharap keadaan berjalan lancar."


Pelatih Inter, Antonio Conte merasa kecewa dengan kekalahan 1-2 atas SS Lazio pada alag pekan ke-24 Serie A Liga Italia 2019/2020. Pasalnya, dua gol Lazio nerupakan hadiah yang diberikan i Nerazzurri.

"Saya pikir itu adalah kinerja yang baik, itu hasil yang saya tidak suka dan cara kami kebobolan dua gol,"tegas Conte dikutip Football Italia, Senin (17/2).

Conte merasa tidak senang dengan cara bermain Inter sehingga kehilangan dua gol dari Lazio. Dirinya menjelaskan kesalahan yang diperbuat anak asuhnya membuat tuan rumah dengan mudah mencetak gol.

"Kami tidak sempurna, tetapi mau tidak mau dalam pertandingan besar ini, detailnya menjadi penentu dan margin kesalahan menjadi berkurang. Itu adalah bagian dari proses pertumbuhan, ada beberapa kenaifan dan para pemuda ini harus berusaha untuk lebih rileks dalam situasi ini," sambung dia.

Juru taktik berpaspor Italia tersebut semakin kecewa karena menurutnya La Bebeamata sudah bermain baik pada laga yang berlangsung di Stadion Olimpico. Terbukti, Inter mampu unggul 1-0 lebih dahulu.

Sayang keunggulan itu tak mampu dipertahankan oleh Alexis Sanchez dan kolega. Pada babak kedua permainan Lazio tak terbendung dan mencetak dua gol.

"Saya pikir itu adalah pertemuan yang sangat seimbang, tidak ada pihak yang mendominasi yang lain. Ini adalah dua tim dengan identitas taktis yang tepat, mereka berhadapan mencoba untuk memenangkan dan memainkan permainan mereka."

Bek sayap Inter Milan Ashley Young menegaskan apabila timnya masih dalam persaingan untuk meraih gelar Scudetto 2019/2020. Ashley Young menegaskan timnya tidak akan lengah dan tetap bertrkad untuk bersaing mendapatkan titel Scudetto.

"Intinya adalah bahwa kami kalah dalam pertandingan dan saya lebih suka untuk tidak mencetak gol dan menang, tapi itulah yang terjadi," kata Young kepada Sky Sport Italia, Senin (17/2).

Selanjutnya, Milan Skriniar dan kolega bakal menjalani babak 32 besar Liga Europa versus Ludogorets pada tengah pekan nanti. Setelah itu, mereka akan bentrok kontra Sampdoria pada giornata ke-25 Serie A.

photo
Klasemen Serie A

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA