Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Fasilitas Penyandang Disabilitas dari MRT Jakarta

Kamis 20 Feb 2020 18:35 WIB

Red: Indira Rezkisari

Sejumlah penumpang berjalan keluar dari Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta, Senin (17/2/2020). Sejak awal berdiri MRT berdedikasi untuk memberi pelayanan terbaik kepada penyandang disabilitas.

Sejumlah penumpang berjalan keluar dari Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta, Senin (17/2/2020). Sejak awal berdiri MRT berdedikasi untuk memberi pelayanan terbaik kepada penyandang disabilitas.

Foto: Antara/M Risyal Hidayat
MRT Jakarta menyediakan area parkir khusus disabilitas di Stasiun Lebak Bulus.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Antara

Baca Juga

Sejak pertama beroperasi di bulan Maret 2019, MRT Jakarta berupaya untuk bisa menjadi sarana tranportasi bagi semua kalangan. Termasuk penyandang disabilitas.

Hari ini PT MRT Jakarta menyediakan fasilitas parkir khusus bagi penyandang disabilitas di Stasiun Lebak Bulus Grab, Jakarta Selatan. Fasiltas tersebut tanpa pungutan biaya alias gratis.

"Siang ini MRT senang sekali bisa membuka area parkir ini khusus buat teman-teman disabilitas," kata Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta, Muhammad Effendy di Jakarta, Kamis (20/2).

Ia menjelaskan area parkir seluas delapan sampai 10 meter di depan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Nehemia itu dapat memuat delapan hingga 10 kendaraan khusus disabilitas. Jaraknya sekitar 20 meter ke arah lift stasiun MRT.

Bagi penyandang disabilitas yang membawa kendaraan mereka di area parkir tersebut, mereka akan dengan mudah menuju area MRT. Mulai dari fasilitas parkir yang dijaga petugas keamanan, jarak area parkir dengan stasiun yang cukup dekat hingga penyediaan fasilitas lift yang memudahkan mereka naik dan memasuki kereta tanpa bantuan sekalipun.

"Saat ini kita ada security di setiap entrance, mereka sambil jaga entrance mereka juga akan menjaga kendaraan yang ditinggalkan. Insya Allah akan aman," ujarnya.

"Tentunya penyediaan area parkir ini juga gratis. Tidak dipungut biaya," katanya.

Effendy mengemukakan penyediaan area parkir di Stasiun Lebak Bulus Grab itu bekerja sama dengan GKJ Nehemia selaku pemilik area parkir. Namun demikian, area parkir tersebut hanya dapat digunakan oleh penyandang disabilitas untuk memarkirkan kendaraan mereka pada Senin hingga Jumat. Karena pada Sabtu sampai Ahad dan juga pada hari-hari besar, area parkir itu masih perlu digunakan oleh jemaat gereja yang hendak beribadah di gereja tersebut.



"Untuk saat ini tentunya untuk Sabtu Ahad kita akan tetap berusaha keras mencari tempat-tempat lain yang bisa menyediakan parkir," tambahnya.

Upaya untuk memperbanyak area parkir dan fasilitas lain bagi penyandang disabilitas, sebutnya akan terus dilakukan dengan mengajak banyak pihak untuk bekerja sama. Ke depan, ia berharap semua area di sekitar stasiun MRT memiliki fasilitas parkir khusus disabilitas, selain juga terus berupaya melengkapi fasilitas lain untuk memudahkan akses mereka.

"Kalau bisa semuanya menyediakan. Kita akan coba," katanya.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sudah pernah mengapresiasi PT MRT Jakarta yang telah menyediakan berbagai fasilitas untuk memenuhi hak asasi manusia terhadap kelompok rentan dalam mengakses transportasi. Hal tersebut disampaikan sebagai bagian dari kampanye penghargaan terhadap perbedaan yang merupakan rangkaian peringatan Hari HAM Internasional yang jatuh pada 10 Desember 2019.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, mengatakan MRT saat ini merupakan salah satu perusahaan dengan pemenuhan HAM terhadap kelompok rentan terbaik. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari eskalator, lift khusus lansia, penyandang disabilitas dan ibu hamil, jalur khusus untuk penyandang tunanetra, hingga lintasan untuk pengguna kursi roda.

Taufan berharap inisiasi MRT Jakarta dapat dicontoh oleh berbagai perusahaan lainnya di seluruh Indonesia agar hak asasi manusia kelompok rentan dalam mengakses moda transportasi dapat terpenuhi.

"Melalui sinergi yang baik, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi kekuatan efektif untuk menyebarluaskan nilai-nilai hak asasi manusia ke semua lapisan masyarakat. Khususnya terkait pelayanan transportasi publik," ujar Taufan.

Sejak awal dibentuk, PT MRT Jakarta telah berkomitmen untuk bisa menyediakan fasilitas yang dapat memenuhi hak asasi manusia bagi seluruh warga negara, termasuk kelompok rentan. "Perhatian kepada teman-teman disabilitas memang terus menerus kami coba lakukan dari tahun pertama. Tentunya ini adalah upaya yang coba kami bangun untuk menjadikan fasilitas publik seperti transportasi publik ini aman, nyaman, dan dapat diakses untuk semua," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar.



BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA