Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Gol Penting Anthony Martial

Jumat 21 Feb 2020 10:19 WIB

Red: Andri Saubani

Striker Manchester United, Anthony Martial (kiri) mencetak gol ke gawang Club Brugge pada laga Liga Europa di Stadion Jan Breydel, Bruges, Jumat (21/2) dini hari WIB.

Striker Manchester United, Anthony Martial (kiri) mencetak gol ke gawang Club Brugge pada laga Liga Europa di Stadion Jan Breydel, Bruges, Jumat (21/2) dini hari WIB.

Foto: EPA/Stephanie Lecocq
Anthony Martial mencetak gol tandang pada laga MU kontra Club Brugge di Liga Europa.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Antara, Eko Supriadi, Rizky Suryarandika

Anthony Martial mengemas gol penting yang menghindarkan Manchester United (MU) dari kekalahan, pada pertandingan leg pertama 32 besar Liga Europa melawan Club Brugge di Stadion Jan Breydel, Bruges, Kamis (20/2) setempat (Jumat dini hari WIB). Tuan rumah memimpin terlebih dahulu melalui gol Emmanuel Dennis pada menit ke-15, untuk membuat laga itu berakhir dengan skor imbang 1-1.

Gol tandang Martial menjadi penting karena menjadi modal bagi United menjelang pertandingan leg kedua yang akan berlangsung pekan depan (28/2). Pada laga semalam, Brugge terlihat bekerja keras untuk menggempur pertahanan Iblis Merah.

Terbukti, pada menit ke-15, Bonaventure mampu memanfaatkan kesalahan Sergio Romero, yang meninggalkan gawangnya tanpa perhitungan. Bonaventure, mendapat umpan langsung dari kiper Simon Mignolet, melihat Romero maju terlalu jauh pun melepaskan tendangan yang membuat bola melewati kepala Romero. 1-0 untuk tuan rumah.

Namun, Anthony Martial mampu memanfaatkan kesalahan Brandon Mechele 16 menit kemudian. Martial berlari seorang diri dan menaklulan Mignolet dengan finising yang dingin.

Romero juga tampil sangat baik setelah kesalahan di awal pertandingan. Kiper internasional Argentina itu dua kali menyelamatkan gawangnya dari tendangan Bonaventure dan sudut sulit, dan Odilon Kossounou yang punya peluang emas.

Manajer MU Ole Gunnar Solksjaer memuji Anthony Martial dan Bruno Fernandes seusai laga.

Baca Juga

"Anto [Anthony Martial] melesatkan gol yang bagus, sebuah gol hasil individual. Dia bekerja keras memenangkan bola, jadi kami sangat senang dengan itu, meski kami tahu dia bisa main lebih baik lagi," kata Solksjaer dilansir dari situs resmi MU pada Jumat, (21/2).

Solksjaer menilai kepercayaan diri Martial di lini depan sudah kembali. Ia mengakui gol Martial tak mudah diperoleh karena penjagaan ketat dan jarang menerima umpan.

"Dia tidak mendapat banyak bantuan, lawan bertahan bagus dengan penjagaan satu vs satu, jadi tidak banyak ruang baginya," ujar Solksjaer.

"Jadi kami syukuri hasil ini, kembali pulang dan menyiapkan diri untuk pekan depan," tambah Solksjaer.

Selain itu, Solksjaer memandang kehadiran Bruno Fernandes penting di lapangan. Meski baru didatangkan pada Januari lalu dari Sporting Lisbon, Fernandes sudah menunjukkan tajinya sebagai pemain berkualitas.

"Dia langsung membuat perbedaan bagi kami. Tentu saja dia tetap perlu diberi waktu menyesesuaikan diri," ucap Solksjaer.

Fernandes berkomitmen mengikuti jejak Cristiano Ronaldo dengan hijrah ke MU demi memaksimalkan potensi.

"Dia membuat beberapa peluang dan menunjukkan kemampuannya," sebut
Solksjaer.

Ole mengakui jika timnya harus memikul beban berat, karena cuaca buruk dan bola yang digunakan UEFA dalam kompetisi ini. Ditambah lagi, tuan rumah mampu main secara rapi dalam kondisi yang sulit tersebut.

"Kondisi lapangan dan bola membuat (pertandingan) semakin sulit. Itu berbeda dan sulit untuk bermain, tapi kedua tim merasakan hal yang sama," ujar Solskjaer, dikutip dari ESPN, Jumat (21/2).

Solksjaer menyebut banyak hal bisa dievaluasi dari gol lawan. Sehingga, pada laga berikutnya MU dapat tampil lebih baik.

"Tentu saja kami tidak bisa mengubah ketika mereka dapat goalkick. Tapi harusnya itu jadi corner kami, dan bolanya bergulir saat dia menendang," keluh Solksjaer menanggapi gol lawan.

Walau begitu, Solksjaer menegaskan kesalahan tak hanya dibuat anak asuhnya. Lawan pun berlaku demikian hingga Martial dapat kesempatan melesatkan bola ke gawang.

"Kami juga mencetak gol dari kesalahan mereka, jadi imbang ya. Saya lebih baik 1-1 daripada 0-0," ucap Solksjaer.

Pelatih Brugge Philippe Clement, tak sependapat dengan penilaian Solskjaer soal kualitas bola. Ia juga menegaskan kalau skuatnya justru mendapatkan hadiah penalti pada awal laga, ketika Sergio Romero menjatuhkan Emmanuel Dennis. Bahkan, lanjut dia, Romero layak diganjar kartu merah.

"Kami mendapatkan bola dari UEFA, jadi itu bukan dari kami. Di pertandingan Liga Europa bolanya sama, jadi saya tidak melihat masalah dengan itu," ungkapnya.

Gelandang Manchester United (MU) Juan Mata meyakini klubnya dapat menuntaskan perlawanan Club Brugge di Old Trafford pada leg kedua pekan depan. Mata menilai, gol di kandang lawan amat penting untuk keunggulan agregat. Sehingga, ia cukup puas atas hasil seri ini.

"Kami percaya dapat menang di kandang dan melanjutkan pertarungan di Liga Eropa. Saya berharap kami dapat mencetak gol," kata Mata dilansir dari situs resmi MU pada Jumat, (21/2).

Mata menganggap timnya bermain lebih baik di babak kedua. Tim Iblis Merah bermain lebih sering di area pertahanan Brugge. Hanya saja dewi fortuna masih belum berpihak pada anak asuh Ole Gunnar Solksjaer.

"Kami membuat peluang lagi di babak kedua setelah mereka tampil bagus. Kami sempat ada peluang dari Brandon," sebut Mata.

Selain itu, Mata memuji permainan Brugge yang tampil meyakinkan di hadapan publik sendiri. Menurutnya, pemain Brugge sulit dipecah konsentrasinya. Alhasil pasukan Ole Gunnar Solksjaer kesulitan mencari celah.

"Mereka sangat kokoh, jadi kami akan coba mengontrol bola dan tidak memberi peluang serangan balik karena mereka punya pemain yang cepat," ujar pemain asal Spanyol itu.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA