Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Jasa Marga: 12 Ruas Jalan Tol Terendam Banjir

Selasa 25 Feb 2020 08:30 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Bayu Hermawan

Pengendara sepeda motor masuk ke Jalan Tol Akses Tanjung Priok untuk menghindari banjir di Jakarta Utara, Senin (24/2).

Pengendara sepeda motor masuk ke Jalan Tol Akses Tanjung Priok untuk menghindari banjir di Jakarta Utara, Senin (24/2).

Foto: Republika/Prayogi
PT Jasa Marga mengatakan ada 12 ruas jalan tol terendam banjir pada Selasa pagi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengimbau pengguna jalan tol dapat mengantisipasi genangan banjir. Dia menjelaskan terdapat beberapa titik genangan di Tol Jasa Marga yang harus diwaspadai akibat curah hujan yang sangat tinggi sejak dini hari ini (25/2).

"Jasa Marga saat ini tengah menindaklanjuti beberapa titik genangan air di Jalan Tol Jasa Marga," kata Heru, Selasa (25/2).

Untuk tol arah Cikampek, Heru mengatakan di kilometer 19 masih aman dilalui oleh pengguna jalan. Dia menjelaskan genangan di lajur satu terjadi setinggi 10 sampai 15 centimeter (cm). Heru mengatakan Jasa Marga juga melakukan penutupan tempat peristirahatan di Tol Cikampek.

"Rest Area kilometer 19A ditutup, saat ini di dalam rest area terdapat genangan 10 sampai 15 cm," ujarnya.

Sementara itu, untuk Tol Cikampek arah Jakarta di kilometer 34 masih aman dilalui oleh pengguna jalan. Genangan hanya terjadi di lajur satu dan dua setinggi 10 cm. Lalu untuk kilometer 19 Tol Cikampek arah Jakarta terdapat genangan setinggi 25 sampai 30 cm.

"Pengguna jalan dari arah Cikampek ke Jakarta diimbau untuk mengambil jalur alternatif lainnya," kata Heru.

Sementara itu, akses masuk Gerbang Tol Jatibening di kiloemeter delapan masih aman dilalui oleh pengguna jalan. Heru menuturkan genangan terjadi di lajur satu dan dua setinggi 15 cm di Gerbang Tol jatibening. Sementara itu, Heru mengimbau pengguna jalan dari arah Cikunir atau Bekasi arah Jakarta diimbau untuk mengambil jalur alternatif lainnya seperti Jalan Tol JORR.

"Di kilometer delapan bahu jalan dan dua lajur saat ini terdapat genangan sekitar 20 dampai 25 cm," ujarnya.

Sementara itu untuk jalan Tol Jakarta-tangerang arah Tangerang di kilometer 14 dan 15 juga rerjadi genangan air di lajur satu sekitar lima sampai 10 cm. Lalu di Tol Jagorawi arah Bogor di kilometer 3+600 terjadi genangan setinggi lima sampai 10 cm di lajur paling kiri.

Lalu untuk ruas Tol Lingkar Luar Jakarta arah Rorotan terjadi genangan di kilometer 44+700 di lajur tiga setinggi 15 sampai 20 cm namun masih aman dilalui pengguna jalan. Hanya saja, Heru menegaskan ada penutupan jalan. “Keluar Rorotan ditutup karena jalan nasional Kawasan Berikat Nusantara (KBN) terdapat genangan 45 sampai 50 cm,” ungkap Heru.

Sementara di tol tersebut arah Jatiasih, terowongan dari Gerbang Tol (GT) Cikunir 4 arah Jatiasih ditutup sementara karena ada genangan air, dialihkan ke GT Kalimalang 2. Lalu di kilometer 44+600 terdapat genangan air 10 sampai 15cm namun masih aman dilalui pengguna jalan. Sementara itu untuk akses tol keluar Meruya terdapat genangan setinggi empat sampai lima cm di semua lajur.

Heru memastikan kondisi jalan tetap aman untuk pengguna jalan dan petugas Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek tengah menyiagakan perambuan serta penempatan petugas sebelum lokasi genangan air.

Baca Juga

"Ini agar pengguna jalan dapat mengurangi kecepatan kendaraan dan mengantisipasi genangan air," ungkap Heru.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA