Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Insentif Maskapai Ditarget Diskon Tiket Pesawat 40 Persen

Selasa 25 Feb 2020 05:48 WIB

Red: Nur Aini

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kanan)

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kanan)

Foto: Antara/M Agung Rajasa
Kemenhub akan menyerahkan rancangan insentif maskapai ke presiden.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah akan segera memberikan insentif untuk maskapai dalam rangka menggenjot sektor pariwisata yang terdampak wabah virus Corona atau COVID-19.

Budi menuturkan pihaknya beserta kementerian terkait akan menyerahkan rancangan pemberian insentif maskapai tersebut ke Istana Presiden pada Selasa (25/2) besok atau Rabu (26/2).

“Ini akan dikonsultasikan ke Pak Presiden besok atau lusa ya,” katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2).

Baca Juga

Budi menyebutkan insentif yang diberikan pada maskapai tersebut berasal dari PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), dan avtur sehingga masyarakat bisa memperoleh diskon tiket pesawat.

"Ada insentif dari AP 1, AP 2, ada insentif dari avtur lalu ketiganya itu di bundling berapa diskon yang akan diberikan jadi angkanya belum ketemu,” ujarnya.

Budi menjelaskan target pemberian diskon terhadap harga tiket pesawat adalah 30 persen sampai 40 persen untuk tujuan ke 10 destinasi wisata di Indonesia seperti Bali, Bintan, dan Manado.

“Diberikan kepada penerbangan supaya dia bisa mendiskon tarif tiket. Targetnya 30-40 persen ke 10 destinasi. Pemberian diskon selama tiga bulan,” ujarnya.

Ia menuturkan jika selama tiga bulan wabah virus corona atau COVID-19 belum mereda dan tidak ditemukan soslusinya maka pemerintah berencana memperpanjang pemberian insentif tersebut.

"Iya, tentunya demikian. Besok ditentukan oleh presiden,” ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA