Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Demi Pantau Banjir, Emil Batalkan 7 Agenda di Luar Negeri

Kamis 27 Feb 2020 07:14 WIB

Rep: Arie Lukihardianti / Red: Agus Yulianto

Gubernur Jabar Ridwan Kamil berjalan bersama Parliamant Secretary of Victoria, Danny Pearson menuju ruang pertemuan business lunch delegasi Jabar dengan unsur pemerintahan Victoria di Melbourne, Selasa (25/2).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil berjalan bersama Parliamant Secretary of Victoria, Danny Pearson menuju ruang pertemuan business lunch delegasi Jabar dengan unsur pemerintahan Victoria di Melbourne, Selasa (25/2).

Foto: Republika/Rachmat Santosa Basarah
Emil menyampaikan pembatalan saat melakukan videoconference dengan Sekda Jabar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil membatalkan kunjungan kerja ke dua negara, setelah Australia. Hal ini dilakukan, agar ia bisa menemui langsung korban terdampak banjir di Kabupaten Subang, Karawang, dan juga Bekasi. 

photo
Gubernur Jabar Ridwan Kamil melakukan teleconference dari Melbourne dengan Sekda Jabar, Rabu (26/2). Foto: Rachmat Santosa Basarah/Republika
Ridwan Kamil yang disapa Emil menyampaikan hal tersebut saat melakukan videoconference dari Australia ke Sekretaris Daerah Jabar Setiawan Wangsaatmaja di Jabar Command Center, Kota Bandung, Rabu (26/2/20) pukul 17:00 WIB atau 21:00 waktu setempat.

"Saya sebagai gubernur memutuskan akan pulang (ke Indonesia). (Kunjungan) dua negara saya batalkan, ada 6 sampai 7 agenda dibatalkan," ujar Emil disaksikan wartawan serta perangkat daerah yang hadir.

Emil mengatakan, ia paham secara psikologis kehadiran pemimpin dibutuhkan. "Saya sangat berempati sehingga membatalkan kunjungan ke dua negara yang sudah direncanakan sejak tahun lalu," katanya.

Berdasarkan penuturan Kang Emil, dirinya akan terbang dari Australia Kamis (27/2) pukul 01:00 waktu setempat. Setelah pesawat transit di Singapura, Kang Emil dijadwalkan akan tiba di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung pukul 09:00 WIB. "Nanti gubernur (saya) langsung ke Subang," katanya.

Emil berharap, hal ini bisa lebih baik di waktu mendatang. Sehingga, sia tidak perlu melakukan pembatalan-pembatalan (kunjungan kerja). "Ini kan juga preseden kurang positif kepada negara-negara yang sudah menyiapkan dan mengagendakan proses yang cukup panjang," katanya.

Sementara itu dari laporan BPBD Jabar per Rabu (26/2) pukul 13:30 WIB, terdapat delapan titik banjir di Kabupaten Subang yakni Kecamatan Pamanukan, Pusakanagara, Pusakajaya, Compreng, Ciasem, Binong, Purwadadi, dan Pagaden.

Di Kabupaten Bekasi, banjir menggenangi 17 kecamatan di antaranya Tambun Utara, Cikarang Utama, dan Cibitung. Adapun 12 kecamatan di Kota Bekasi digenangi banjir, antara lain Jati Asih, Bekasi Barat, dan Pondok Gede.

Selain itu, banjir juga menggenangi 24 kecamatan di Kabupaten Karawang antara lain Rengasdengklok dan Telukjambe Barat. Sementara di Kabupaten Indramayu, banjir tercatat di empat kecamatan yaitu Anjatan, Sindang, Suka, dan Bongas. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA