Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

DPRD Jabar Bentuk Timsel Komisioner KPID

Kamis 27 Feb 2020 15:28 WIB

Red: Sandy Ferdiana

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jabar Bedi Budiman (kedua kanan) memberikan keterangan pers usai membentuk Tim Seleksi (Timsel) Komisi Penyiaran Daerah Indonesia (KPID) Provinsi Jabar periode 2020-2023 di DPRD Jabar, Rabu (26/2).

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jabar Bedi Budiman (kedua kanan) memberikan keterangan pers usai membentuk Tim Seleksi (Timsel) Komisi Penyiaran Daerah Indonesia (KPID) Provinsi Jabar periode 2020-2023 di DPRD Jabar, Rabu (26/2).

Foto: Istimewa
Timsel akan siapkan 21 calon komisioner untuk proses fit and proper test.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Tim Seleksi (Timsel) Komisi Penyiaran Daerah Indonesia (KPID) Provinsi Jabar periode 2020-2023 akhirnya terbentuk melalui rapat Komisi I DPRD Provinsi Jabar, Rabu (26/2). Timsel terdiri dari unsur akademisi, tokoh masyarakat, pemerintah provinsi dan KPI Daerah.

Timsel KPID Provinsi Jabar periode 2020-2023, yakni Prof HM Didi Turmudzi MSi,  Dr Setiaji MT MSi, Neneng Athiatul Faiziyyah, Dr Dadang Rahmat Hidayat SH S.Sos, MSi, dan Dr Hj Diah Fatma Sjoraida S MSi. Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jabar Bedi Budiman mengaku telah membentuk Timsel KPID dari unsur kompeten.

Dengan terbentuknya Timsel KPID, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada timsel untuk melaksanakan proses seleksi calon Komisioner KPID Jabar. ‘’Nantinya akan muncul 21 nama. Oleh kami (DPRD-red) akan dilakukan fit and proper test, dan hasilnya akan menyisakan tujuh komisioner KPID," ujar Bedi di kantornya, belum lama ini.

Bedi berharap, tahapan demi tahapan akan dijalankan sesuai dengan tupoksi timsel. Pihaknya berharap kondisi penyiaran di Jabar menjadi lebih baik. Sebab, papar dia, dunia penyiaran akan berdampak terhadap masyarakat di Jawa Barat , terutama di sektor sosial, pendidikan, dan kebudayaan.

Kata Bedi, KPID merupakan filternya dalam dunia penyiaran. Menurutnya, kelima Timsel KPID akan memutuskan proses pendaftaran secara resmi, yang dimulai Kamis 27 Februari 2020 hingga 10 Mei 2020.

Sekretaris Timsel KPID Setiaji mengatakan, dengan waktu pendaftaran itu diharapankan dapat memicu masyarakat untuk turut serta mengikuti pemilihan Komisioner KPID. Pihaknya akan melakukan proses seleksi, sehingga mendapatkan 21 nama yang nantinya akan diseleksi kembali oleh Komisi I DPRD Jabar.

‘’Kami siapkan 21 nama terpilih, lalu akan ikut fit and proper test oleh Komisi I DPRD Jabar, sampai akhirnya terpilih tujuh nama komisioner,’’ ujar Setiaji dalam konferensi pers di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jabar, Rabu (26/2).

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA