Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Gubernur Sumbar : Tarif BPJS Kesehatan Kelas III Jangan Naik

Jumat 28 Feb 2020 20:59 WIB

Rep: febrian/ Red: Hiru Muhammad

Suasana pelayanan pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di loket antrean, Rumah Sakit PMI, Kota Bogor, Selasa (8/1).

Suasana pelayanan pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di loket antrean, Rumah Sakit PMI, Kota Bogor, Selasa (8/1).

Foto: Republika/Imas Damayanti
Tidak ada alasan defisit anggaran kalau untuk rakyat

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG-- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meminta kepada Komisi IX DPR RI supaya tidak menaikkan tarif BPJS Kesehatan khusus kelas III.

Selama beberapa tahun terakhir menurut Irwan iuran pasien peserta BPJS Kesehatan khusus yang mengantongi kartu kepesertaan kelas III ditanggung  pemerintah daerah. Irwan menyebut bila tarif iuran BPJS Kesehatan kelas III ikut naik, dampaknya akan ada kenaikan pengeluaran masing-masing pemerintah daerah.

"Kalau bisa, kita berharap (BPJS Kesehatan) untuk masyarakat miskin (kelas III) itu jangan naik, karena Pemprov menanggung premi BPJS untuk masyarakat miskin yakni untuk kelas tiga dengan dana APBD yang jumlahnya sekitar Rp 38 miliar," kata Irwan saat menyambut kunjungan Komisi IX DPR RI di Auditorium Gubernuran, Jum'at (28/2).

Irwan menyebut bila Pemerintah Pusat menaikkan semua kelas iuran PBJS Kesehatan, maka pemprov harus meningkatkan jumlah APBD untuk premi BPJS Kesehatan masyarakat miskin atau menengah ke bawah hingga Rp 50 miliar lebih.

Irwan mengaku, seandainya pemerintah menaikkan tarif BPJS Kesehatan di semua kelas, mau tak mau pemprov harus menyiapkan tambahan APBD supaya pelayanan kesehatan terhadap masyarakat menengah ke bawah tetap terjamin. Beban ini juga akan dirasakan oleh pemerintah kabupaten dan kota.

"Kita ini bekerja untuk rakyat. Jadi ndak ada alasan defisit anggaran kalau untuk rakyat. Kepentingan anggaran untuk masyarakat kita utamakan. Apapun untuk rakyat, harus kita upayakan. Termasuk anggaran subsidi BPJS untuk masyarakat, untuk tahun 2020 ini Pemprov Sumbar telah menganggarkan lebih dari Rp 70 miliar. Naik dua kali lipat dari anggaran 2019," tutur Irwan.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA