Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

DPR RI : Pemuda Ciptakan Lapangan Kerja, Bukan Jadi PNS

Sabtu 29 Feb 2020 05:11 WIB

Rep: ali mansur/ Red: Hiru Muhammad

Peserta mengikuti Seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) di Gedung Latansa Mashiro di Lebak, Banten, Senin (24/2/2020).

Peserta mengikuti Seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) di Gedung Latansa Mashiro di Lebak, Banten, Senin (24/2/2020).

Foto: Antara/Muhammad Bagus Khoirunas
Kebanyakan anak muda sekarang maunya instan, berburu jadi PNS, TNI, Polri.

REPUBLIKA.CO.ID, SAWAHLUNTO - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Azis Syamsudin, berharap para pemuda lebih kreatif dan terus berinovasi, dan bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Tentunya mereka jangan selalu berharap menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Kemudian pemuda Karang Taruna, penting untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mewujudkan baktinya pada NKRI. 

Tidak kalah pentingnya adalah penguatan sumber daya manusia (SDM) Karang Taruna. Namun mereka perlu dengan sinergi, tak bisa sendiri. Para pemuda sekarang harus lebih kreatif, caranya adalah dengan terus menerus melakukan inovasi. "Sehingga tidak lagi susah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, karena para pemudanya sudah produktif dalam bidang ekonomi kreatif,” tutur Azis dalam siaran pers  Jumat (28/2).

Azis  menyatakan dengan satunya frekuensi dan sinergitas maka perekonomian di daerah  bisa berkembang. "UMKM bisa tumbuh. Jadi, pemuda-pemuda di Karang Taruna, tidak hanya berlomba lomba menjadi PNS. Tapi pemuda harus berani berbisnis dan bisa menciptakan lapangan kerja serta bisa menjadi enterpreneur.

"Kebanyakan anak muda sekarang maunya instan, berburu jadi PNS, TNI, Polri, tapi sangat jarang yang berfikir bagaimana menciptakan lapangan kerja dengan berbisnis," katanya.

Azis menegaskan, penting bagi Karang Taruna sebagai organisasi yang bermitra dengan pemerintah untuk dan wajib, bersinergi dengan Kepala Desa, Camat, dan Bupati. Menurutnya, masing-masing memiliki bakat dalam berkarya dan mempunyai semangat untuk maju sehingga karya yang dihasilkan juga bernilai ekonomis.

Azis berharap angka enterpreuner di Indonesia juga bisa naik, agar ideal untuk menjadi sebuah negara maju. Selain bisnis dan berwirausaha, politisi Golkar ini juga mengimbau, agar para pemuda mengimbangi kegiatan duniawi dengan memperbanyak belajar ilmu agama. 

"Sesehabat apapun kita, sesukses apapun kita, kalau tidak diimbangi dengan bekal ilmu agama, hasilnya tidak berkah. Perbanyak Amsol, alias amal soleh, agar hidup kita tidak amsiong," tuturnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA