Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

WNI yang Diobservasi di Sebaru akan Diperiksa Setiap 12 Jam

Sabtu 29 Feb 2020 12:50 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Nidia Zuraya

Tim Evakuasi WNI Anak Buah Kapal (ABK) World Dream mengankat logistik untuk keperluan observasi di lokasi observasi Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (28/2).

Tim Evakuasi WNI Anak Buah Kapal (ABK) World Dream mengankat logistik untuk keperluan observasi di lokasi observasi Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (28/2).

Foto: Republika/Thoudy Badai
Sebanyak 188 WNI jalani observasi di Pulau Sebaru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga Negara Indonesia (WNI) yang diobservasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu mulai menjalani observasi pada Sabtu (29/2) ini. Sebanyak 188 WNI dari Kapal Pesiar World Dream, yang nantinya akan ditambah oleh 68 WNI dari Kapal Diamond Princes akan diperiksa setiap 12 jam.

Sekretaris Jenderal Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto mengatakan, untuk hari ini 188 WNI yang berasal dari World Dream sudah masuk ke Pulau Sebaru.

"Sehat tadi pagi kita cek kesehatannya suhunya di bawah 37 derajat (celcius). Baik - baik saja, malah ketawa-ketawa," kata Achmad saat dihubungi, Sabtu (29/2).

Ia menjelaskan, observasi yang dilakukan pada para WNI akan berjalan sesuai standar. Achmad menjamin, Kementerian Kesehatan akan melakukan pengawasan maksimal terhadap kondisi kesehatan fisik para WNI setiap 12 jam.

"Jadi setiap 12 jam diperiksa baik keluhan subyektifnya, maupun obyektifnya kita periksa," kata dia.

Kemudian, kata Achmad, Kemenkes juga akan memastikan para WNI mendapat asupan gizi yang cukup. Para WNI juga harus melakukan aktivitas fisik dan istriahat yang cukup. "Itu yang kita lakukan," ujarnya.

Dalam Observasi ini, Achmad mengatakan, tidak ada pengawas dari World Health Organizations (WHO) yang terus melakukan pemantauan. Petugas WHO hanya melihat persiapan awal sebelum dilakukan Observasi. Achmad menjamin, Observasi ini dilakukan dengan standar baku yang juga ditetapkan WHO.

Ia menambahkan, infrastruktur di Pulau Sebaru itu pun cukup untuk menampung WNI, baik dari Kapal Pesiar World Dream, maupun dari Kapal Pesiar Diamond Princed yang akan segera tiba dari Jepang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA